WASHINGTON, (PRLM).- Badai besar matahari akan terjadi dalam waktu
dekat, dan diperkirakan akan berdampak pada terganggu jaringan listrik,
sistem navigasi satelit dan rute pesawat. Badai yang merupakan terbesar
dalam lima tahun ini, akan melepas partikel pada siang hari waktu
Indonesia, seperti disampaikan oleh ahli cuaca AS.
Para ahli mengatakan kondisi ini dipicu oleh pancaran api yang besar
pada awal pekan ini. Ini berarti ada kesempatan yang baik untuk melihat
cahaya di garis lintang jika langit cerah.
Badai matahari ini ada berdampak pada daerah yang berlawanan dengan
kutub, dan pesawat akan disarankan untuk mengubah rute mereka untuk
menghindari daerah tersebut.
Di Inggris, kesempatan terbaik untuk melihat fenomena alam itu pada
Kamis malam, seperti disampaikan oleh Peneliti Geologi Inggris.
"Akan mengenai kita tepat di bagian hidung," kata Joseph Kunches,
seorang ahli dari US National Oceanic and Atmospheric Administration
(Noaa).
Dia menambahkan cuaca di angkasa menjadi sangat menarik selama 24 jam
terakhir. Perubahan partikel diperkirakan akan menjangkau bumi dengan
kecepatan pada 6,400,000 km/ per jam , dan Noaa memprediksikan badai
akan bertahan sampai Jumat pagi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar